FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Besok, Denda Tidak Bermasker Berlaku di Tasikmalaya

0 571

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.co.id: Denda tidak bermasker mulai diberlaku di kota Tasikmalaya, Sabtu(1/8/2020) besok. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 29 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan pada tempat dan fasilitas umum dalam masa pandemi virus corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, sanksi administrasi bagi warga yang tidak bermasker berupa uang dengan besaran Rp50 ribu. Ini berbeda dengan aturan yang dikeluarkan lewat Peraturan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang besarannya mulai dari Rp100 ribu hingg Rp150 ribu.

“Denda sebesar Rp50 ribu setelah melalui pertimbangan yang matang dengan berbagai pihak,” kata Budi, Jumat (31/7/2020).  

Lanjut Budi, untuk pemberi sanski dilapangan akan melibatkan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan TNI.

“Kita tidak main-main dengan protokol kesehatan pencegahan virus corona, mulai besok kita akan mulai bertindak tegas menerapkan eksekusi denda kepada masyarakat yang tidak memakai masker,” katanya.

Menurut Budi, dalam aturan sanksi denda tidak bermasker jangan dilihat dari besaran uangnya, namun kata dia, aturan ini diberlakukan untuk mendisiplikan masyarakat demi patuh terhadap protokol kesehat demi memutus rantai penyebaran virus corona.

BACA JUGA: Aplikasi Bayar Denda Tidak Bermasker masih Proses Penyempurnaan

“Pohon dipahami aturan denda tidak bermasker ini kurang populer masyarakat namun ini demi terkendalinya penyebaran Covid-19,” ujar dia.

Budi berpesan, masyarakat jangan terlena dengan era new normal atau pun Adapasi Kebiasaan Baru (AKB) karena kata dia, dengan hal itu bukan berarti pendami sudah selesai. Dengan demikian penerapan protokol kesehatan sangat penting.  

“Sehingga kita semua di Kota Tasikmalaya wajib terus menjalankan protokol kesehatan, selalu pakai masker ketika keluar, jaga jarak fisik, rajin cuci tangan dengan sabun serta tingkatkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Kendati sudah tiga hari ini tidak ada kasus baru di kota Tasikmalaya namun Budi berharap, masyarakat harus tetap waspada dan tidak terlena denga tidak adanya kasus baru.

“Saya mengingatkan sekali kepada masyarakat agar tetap waspada agar tidak ada kasus baru lagi di kota Tasikmalaya,” kata dia.

(Seda/Antik)

.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.