FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Soal Gaji Pemain Persib, Ini Kesepakatannya

0 9

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Manajemen tim Persib Bandung menggelar pertemuan dengan pemain, jajaran pelatih dan official tim di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7/2020). Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono mengungkap hasil pertemuan tersebut.

Teddy mengatakan, manajemen, jajaran pelatih, pemain dan official tim sudah sepakat terkait keputusan PSSI mengenai besaran gaji pada lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Sebelumnya, PSSI mengeluarkan surat keputusan terkait pembaharuan gaji. Surat keputusan tersebut menyebut jika klub dapat melakukan kesepakatan ulang bersama pelatih dan pemain atas perubahan nilai kontrak dengan kisaran 50 persen untuk Liga 1 dan 60 persen untuk Liga 2 dari kesepakatan awal atau sekurang-kurangnya diatas upah minimum regional (UMR) yang berlaku di daerah masing-masing domisili klub. Keputusan tersebut akan diberlakukan satu bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhirnya kompetisi.

“Pak Umuh sudah jelasin. Enggak ada (perubahan) masih 50 persen, ya 50 persen dari nilai kontraknya. Iya sudah disepakati,” ucap Teddy.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada keputusan mengenai tanggal pasti pelaksanaan latihan tim Persib. Menurut Teddy, hal tersebut merupakan wewenang pelatih dan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Robert Rene Alberts.

BACA JUGA: Tunggu Kepastian Liga, Manajemen Persib Belum Mengubah Kontrak Pemain

“Enggak tahu (kapan latihan), sama tim pelatih lagi di bahas,” ucap Teddy.

Pertemuan pada Rabu (29/7/2020) lalu merupakan pertemuan kedua. Sebelumnya, manajemen, pemain, jajaran pelatih dan official tim sudah menggelar pertemuan serupa di Graha Persib.

Namun pada pertemuan kedua, jumlah pemain yang hadir lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, beberapa pemain sudah mulai bergabung kembali seperti Supardi Nasir dan Fabiano Beltrame.

(Arif/Ageng)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.