FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

900 Atlet KONI Bekasi Berlatih di tengah Pandemi

0 18

BEKASI,FOKUSJabar.co.id: 900 atlet binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjalani porsi latihan sesuai standar protokol kesehatan Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Lutfi Hasan mengatakan bahwa latihan harus tetap dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Terlebih prestasi Kabupaten Bekasi di event Jawa Barat, nasional dan internasional paling utama.

Reza mengatakan, pola latihan atlet di masa pandemi dilakukan secara mandiri dengan menerapkan physical distancing, meminimalisasi latihan cabor kelompok dari kerumunan hingga latihan secara virtual.

“Kita sedang menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pola latihan yang paling tepat dan efektif di masa pandemi ini karena para atlet sudah kembali latihan fisik demi menjaga kebugaran,” kata  Reza, Rabu (29/7/2020).

Atlet binaan KONI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjalani latihan mandiri di tengah pandemi (foto ist)
Atlet binaan KONI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjalani latihan mandiri di tengah pandemi (foto ist)

Untuk diketahui, KONI Kabupaten Bekasi membina 900 atlet dari 48 cabor. 150 atlet disipakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), dan 750 atlet lainya akan dikirim ke Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat di Kabupaten Bandung  Barat, Subang, dan Tasikmalaya.

Menurut dia, pembinaan atlet tidak boleh berhenti, bahkan hingga saat ini tidak ada pengurangan atlet maupun honor.

“Honor tetap diterima para atlet , dan mereka pun tetap berlatih mandiri dipandu pelatih-pelatih kita,” kata Reza.

Tidak hanya itu, pihaknya pun tengah mematangkan persiapan Cabor baru, di antaranya Sambo dan Barongsai . Dua Cabor itu akan dimaksimalkan untuk mencapai target juara umum Porda Jawa Barat.

BACA JUGA:Tiga Atlet Jepang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Terkait agenda olahraga nasional dan internasional, pihaknya masih menunggu instruksi pusat seperti event PON yang dijadwalkan akan dilangsungkan tahun depan.

“Kita juga sedang menyiapkan penyelenggaraan event di tengah pandemi ini agar memenuhi standar protokol kesehatan. Target kita membantu Jabar di PON dan jadi juara umum di Porda 2022,” kata dia.

Lebih lanjut Reza berharap para pelatih mampu memaksimalkan latihan atlet meski dilakukan secara mandiri. Hal itu penting agar mampu mendulang prestasi terbaik saat kejuaraan nanti.

“Atlet  adalah aset kami yang harus dilindungi. Selain ada beban prestasi di pundak mereka, atlet juga menjadi teladan dalam mengajak masyarakat untuk terus berolahraga agar terhindar dari penyebaran virus corona,” kata dia.

(Olin)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.