FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Ibadah Haji Ditengah Pandemi, Saudi Inginkan Jamaah Selamat dan Sehat

0 8

ARABSAUDI,FOKUSJabar.co.id: Ibadah haji 1441 Hijriyah sudah diizinkan Kerajaan Arab Saudi dengan pembatasan kuota dan beberapa ketentuan. Pada pelaksanaan di tengah pandemi virus corona, Kerajaan Arab Saudi menginginkan para jemaah dalam keadaan selamat, sehat, dan aman saat melakukan ibadah haji.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammed Saleh bin Taher Benten saat membuka Simposium Grand Haji tahunan ke-45, Senin (27/7/2020) waktu setempat. Pada simposium dengan tema tentang Peraturan Kesehatan Masyarakat dan Aplikasi Ilmiah Berdasarkan Pedoman dan Praktik Nabi digelar secara virtual dan dihadiri sejumlah menteri, akademisi, dokter, dan konsultan.

“Dari era mendiang Raja Abdulaziz Al Saud hingga era penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota, Kerajaan Arab Saudi selalu menjadi pelopor dalam menyebarkan Islam dan melayani muslim,” ujar Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammed Saleh bin Taher Benten di sesi awal simposium.

Menteri Urusan Islam, Panggilan dan Bimbingan Arab Saudi Abdullatif bin Abdulaziz Al Al-Sheikh mengatakan, Kerajaan Arab Saudi menjaga keamanan, kesehatan, dan keselamatan para jamaah. Sehingga pelaksanaan ibadah haji di tengan pandemi berjalan dengan baik, aman, dan terhindar dari virus corona.

Al-Sheikh mengatakan, ibadah haji tahun ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan hati-hati untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jamaah haji. Otoritas terkait dari pemerintah Penjaga Dua Masjid Suci bergabung untuk mempersiapkan diri untuk melayani para peziarah.

BACA JUGA: Presiden Brasil Kembali Lepas Masker Di Depan Umum

Sementara Penasihat di Pengadilan Kerajaan Arab Saudi dan Anggota Dewan Cendekiawan Senior Saad bin Nasser Al-Shathri mengatakan seorang jamaah akan mendapatkan sejumlah pelajaran selama melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Pasalnya, ceramah, pidato, dan khotbah biasanya diberikan di tempat Dua Masjid Suci, masjid-masjid lain dan di platform media.

Mengatasi masalah kesehatan jamaah haji, pemerintah Saudi dan otoritas terkait mempertimbangkan pengaturan yayasan kesehatan dan menciptakan kondisi untuk menjaga kesehatan jamaah haji.

fokusjabar.co.id ibadah haji
(FOTO: WEB)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Saudi Arabia pun mengumumkan, klinik kesehatan keliling terpadu telah disediakan untuk mendampingi jemaah haji selama perjalanan mereka di antara tempat-tempat suci untuk musim ibadah haji 2020.

Kementerian menyatakan, klinik tersebut adalah bus klinik keliling yang dilengkapi dengan semua peralatan medis yang diperlukan. Selain klinik kedokteran umum keliling, juga terdapat klinik gigi, laboratorium, radiologi dan klinik farmasi untuk menyediakan obat-obatan yang diperlukan bagi pasien.

Tim terpadu dari spesialis kesehatan dari berbagai spesialisasi akan menyediakan layanan kesehatan, pencegahan dan perawatan untuk para peziarah.

BACA JUGA: Ibadah Umroh Kini Bebas PPN 1 Persen

Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini dengan jumlah jamaah terbatas. Keputusan merupakan langkah bijaksana dan sesuai dengan tujuan syariah Islam dalam melestarikan agama, melakukan ritual, dan menyelamatkan hidup pada saat yang sama.

(Ageng/ANT)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.