FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Produk UMKM di Desa Waringin disorot Kapolres Banjar

0 108

BANJAR, FOKUSJabar.co.id : Berlimpahnya produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Banjar, membuat  AKBP Melda Yanny, Kapolres Banjar tercengang dan membuatnya berminat untuk mengunjungi beberapa tempat produksi UMKM. Hal tersebut terlihat saat ia mengunjungi tempat produksi UMKM di Desa Waringinsari,Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Menurut Melda mengatakan dia sangat mengapresiasi terhadap para pelaku UMKM tersebut, selain mereka kreatif pelaku UMKM juga merupakan salah satu pelopor dalam pemulihan ekonomi di Kota Banjar.

Melda mengatakan ia bersama jajaran Polwan Polres Banjar melakukan kunjungan ke tempat produksi para pelaku UMKM di Kota Banjar.

“Kami mengunjungi beberapa tempat produksi pengusaha UMKM di Desa Waringinsari seperti pengrajin Industri pembuatan Wajan Kidangmas di Dusun Kedungwaringin, Pelaku Budidaya Jamur Tiram serta Pengrajin Keripik dan makanan ringan di Dusun Sukanegara, ini baru di Desa Waringinsari,” kata dia, Kamis (16/7/2020).

Dengan hal tersebut Kapolres Banjar sangat mengapresiasi kepada para pelaku UMKM tersebut, karena dengan hadirnya mereka bisa membantu dari segi perekonomian warga masyarakat, Khusunya di Desa Waringinsari.

BACA JUGA: Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Pemprov Jabar Dorong UMKM

“Saya apresiasi sekali masyarakat Desa Waringinsari ini dengan berbagai jenis usaha, tetap dan terus bergeliat dalam bidang usaha untuk turut terlibat dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata Melda.

Lebih lanjut, Melda mengatakan pihaknya pun melakukan kunjungan tersebut dengan memberikan edukasi terkait protokol Kesehatan di tengah pandemi Covid-19 terhadap para pelaku UMKM karena diKota Banjar sendiri sudah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal.

FOKUSJabar.co.id UMKM
Kapolres Banjar saat mengunjungi tempat produksi UMKM di Desa Waringinsari.

“Tapi tetap karena saat ini di tengah pandemi Covid-19 dan saat ini penerapan AKB, aktivitas saat produksi protokol Kesehatannya tetap diterapkan dengan disiplin, dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan berpola hidup sehat serta bersih,” kata dia.

“Dalam melakukan aktivitas pun jika tidak terlalu penting sebaiknya diminimalisir, ya guna mengantisipasi penyebaran Covid-19,” sambung dia.

Selain itu, Melda menyebutkan pihaknya tidak hanya mengapresiasi dengan kegigihan dan ke kreatifan masyarakat saja, pihaknya pun membantu masyarakat khusunya pelaku UMKM tersebut dengan memberikan sembako kepada mereka.

“Kamipun memberikan sembako pada kesempatan itu, guna membantu meminimalisir kebutuhan mereka ditengah pandemi Covid-19 ini yang pasti hampir setiap para pelaku UMKM pun terdampak secara ekonomi pada bencana pandemi ini, dan kota doakan semoga ini semua cepat selesai dan pulih seperti dulu lagi,” katanya.

(Budiana/As)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.