FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
digibjbmobile

Hari Ini, PSBM Di Sekitar Secapa AD Diberlakukan

0 11

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di kawasan sekitar Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Selasa (14/7/2020) ini.

PSBM dilakukan dengan menempatkan cek poin di tiga lokasi. Yakni di wilayah Cisatu, Hegarmanah dan Panorama, Setiabudi. Kebijakan tertuang dalam peraturan Wali Kota Bandung Nomor 40 tahun 2020.

“PSBM (berlaku) hari ini, perwal sudah ditandatangi bernomor 40 tahun 2020. Hanya 3 titik di daerah Cisatu, Hegarmanah dan Panorama. Teknisnya, ada cek poin masyarakat di 8 RW itu terblok,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/7/2020).

Ema mengatakan, aktivitas masyarakat di tiga kawasan sekitar Secapa AD akan dipantau dan dimonitoring selama 24 jam. Jika tidak memiliki keperluan, masyarakat yang hendak masuk atau keluar kawasan lebih baik berdiam diri di rumah.

“Kalau malam hari, pukul 21.00 WIB ditutup sampai jam 05.00 WIB. Tidak boleh keluar masuk kecuali mendesak. Siang di kontrol, orang masuk kesana di kontrol, tidak boleh sembarangan dan dicatat,” jelasnya.

BACA JUGA: Wali Kota Bandung Gelontorkan Dana Honorium Guru Non-PNS Mencapai Rp153 M

Ia mengatakan, lokasi cek poin di tiga titik tersebut berada di perbatasan Hegarmanah-Ledeng, Panorama-Hegarmanah dan Hegarmanah dengan Cimbeleuit. Sejumlah tim gabungan pun akan bekerja selama 24 jam.

“Aktivitas masyarakat disana bisa bekerja tapi terkontrol, jam 9 malam gak boleh kemana-mana. Kalau dari luar gak boleh (masuk),” tegasnya.

Jika terdapat masyarakat yang memerlukan bantuan saat PSBM berjalan, pihaknya akan segera memberikan bantuan. Kebijakan PSBM pun tidak jauh berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lebih lanjut Ema mengimbau masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut karena bertujuan meminimalisasi penyebaran Covid-19 dan meningkatkan kewaspadaan. Ema menjelaskan, saat ini kasus positif aktif di Kota Bandung mencapai 55 orang.

“Radius di beberapa titik oleh kita di karantina dengan tanda adanya cek poin di beberapa titik,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni/ars)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.