FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
728-x-90-02 mobile

Anggaran Covid-19 Kota Tasikmalaya Mulai Menipis

0 69

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.co.id: Anggaran untuk percepatan penanganan wabah Covid-19 di Kota Tasikmalaya diklaim menipis. Sementara, kasus virus mematikan ini sampai detik ini belum juga usai.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya pun mulai mencari solusi agar anggaran penanggulangan Covid-19 bisa mencukupi untuk 3 bulan kedepan.

Juru Bicara Gugus Tugas, Ivan Dicksan Hasanudin mengatakan, anggaran untuk penanganan Covid-19 kemungkinan sudah menipis lantaran terpakai untuk berbagai kegiatan.

:Kita menganggarkan untuk tiga bulan penanganan (April, Mei dan Juni), sementara kasus Covid-19 sampai akhir Juli belum juga selesai. Ini diluar prediksi,” ujar Ivan Dicksan di Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1 Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa (14/7/2020).

Dikatakan, jumlah anggaran yang disediakan mencapai Rp83 milyar dan sudah digunakan untuk keperluan penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Banyak anggaran yang sudah digunakan untuk keperluan penanganan Covid-19,” tambahnya.

BACA JUGA: Asep Muslim: Anggaran Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Tumpang Tindih

Ivan Dicksan yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya mengaku, karena anggaran Covid-19 mulai menipis, pihaknya pun melakukan efisiensi anggaran.

“Saya minta, dengan anggaran yang tersisa dan yang ada sekarang, penggunaannya harus seefisien dan seefektif mungkin,” tuturnya..

Dirinya mengklaim, tidak akan ada penambahan anggaran Covid-19 di perubahan anggaran. Untuk itu, anggaran yang masih ada harus bisa mencukupi untuk penanganan Covid-19.

“Anggaran ini tidak akan diganggu, kita fokus untuk penggunaan penanganan Covid-19. Terkait apakah akan mencukupi untuk penanganan Covid-19 kedepan, saya belum tahu. Kita berharap wabah pandemi virus corona ini tidak berkepanjangan dan segera berlalu,” tegasnya.

(Seda/ars)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.