FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Ejek Kematian Warga Kulit Hitam, 3 Polisi Colorado Dipecat

0 7

DENVER, FOKUSJabar.co.id: Ejek kematian warga kulit hitam, tiga orang anggota kepolisian Colorado, Amerika Serikat (AS), dipecat. Sementara satu lainnya mengundurkan diri.

Para anggota kepolisian melakukan aksi membuat foto ejekan yang menirukan pencekikan seorang warga kulit hitam hingga tewas oleh petugas. Hal ini diungkapkan otoritas terkait pada Jumat (3/7/2020) waktu setempat seperti dilansir Reuters.

Kepala interim kepolisian Aurora di pinggiran Kota Denver, Vanessa Wilson menyebut, aksi tersebut mencemooh kematian Elijah McClain (23), yang ketika kejadian tidak bersenjata, sebagai ‘perbuatan tercela’.

“Saya merasa amat sangat jijik (atas hal itu),” ujar Wilson dalam konferensi pers soal pemecatan petugas tersebut.

BACA JUGA: Tambang Batu Giok di Myanmar Longsor, 50 Orang Tewas

Ketiga petugas itu bernama Jason Rosenblatt, Erica Marrero, dan Kyle Dittrich. Sedangkan petugas yang mengundurkan diri pada awal pekan ini adalah Jaron Jones.

Salah satu foto yang mereka buat menunjukkan Dittrich dan Jones mereka ulang pencekikan leher. Sementara Marrero berdiri di dekat mereka sembari tersenyum lebar. Foto-foto cemoohan, yang kemudian dirilis pihak otoritas, diambil di dekat lokasi kejadian perkara.

Sementara Rosenblatt, yang terlibat dalam pencekikan sesungguhnya terhadap McClain, dipecat setelah merespons ‘HaHa’ (tiruan tertawa) setelah mendapat kiriman foto tersebut.

Pengacara keluarga McClain, Mari Newman mengatakan, polisi tidak hanya membunuh seorang yang tak bersalah. Namun juga merasa mempunyai kuasa untuk mengolok-olok kejadian itu dengan menirukannya.

Peristiwa pada McClain terjadi pada Agustus 2019. Dia sedang berjalan di wilayah Aurora ketika didatangi tiga polisi atas laporan jika gerak-geriknya mencurigakan. Meski McClain tidak melakukan tindak kriminal apa pun.

Dalam upaya penangkapan, McClain sempat berkata dirinya tidak bisa bernapas akibat cekikan tersebut. Menurut rekaman suara yang dirilis pihak otoritas.

Para petugas menaklukkan McClain dengan cara mencekik, sementara paramedis kemudian menyuntik dia dengan obat penenang. Jantung McClain kemudian berhenti bergerak dan alat bantu hidup yang dikenakan padanya dicabut beberapa hari kemudian.

Jaksa pengadilan setempat menolak mengajukan tuntutan hukum terhadap petugas maupun paramedis yang terlibat dalam kejadian itu. Pasalnya, merujuk pada hasil otopsi yang menunjukkan penyebab kematian tidak dapat ditentukan.

Gubernur Colorado Jared Polis telah menugaskan jaksa khusus untuk mengkaji ulang kasus itu.

Sementara FBI dan Kementerian Kehakiman AS pada pekan ini menyebut, mereka tengah menyelidiki apakah ada pelanggaran terhadap hak sipil McClain.

(ars/ant)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.