FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Ojol Dibolehkan Bawa Penumpang, Ini Protokol yang Diterapkan

0 415

BANDUNG,FOKUSJabar.co.id: Dengan mengedepankan protokol kesehatan, aplikator ojek online (Ojol), Grab menggunakan proteksi perlindungan kepada penumpang. Beberapa proteksi tersebut disimulasikan di depan Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2020).

Hal tersebut dilakukan, pasca keluarnya izin bagi ojol untuk membawa penumpang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Dalam kunjungannya, Grab mempresentasikan protokol kesehatan yang akan diterapkan saat beroperasi pada fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Diantaranya dengan simulasi saat ojol membawa penumpang dan juga memperlihatkan kendaraan yang sudah didesain dengan proteksi khusus.

“Untuk driver ojol, saat menarik penumpang sudah dilengkapi separator yang berfungsi sebagai penghalang antara driver dan penumpang,” ungkap Partner and Judgement Grab area Jawa Barat, Mawaddi Lubby, Sabtu (27/6/2020).

BACA JUGA: Car Free Day Belum Diizinkan di Kota Bandung, Ini Alasannya 

Selain itu, driver telah menyiapkan hair cap dan helm bagi penumpang yang tidak membawa helm. Sebelum naik, penumpang pun disarankan memakai handsanitizer yang sudah disiapkan driver.

“Kami telah memberikan seluruh fasilitas protection bagi driver, termasuk disinfektan yang diperlukan ketika pelanggan meminta. Begitu juga dengan proteksi lainnya, kami yang siapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut Mawaddi mengatakan, pihaknya memahami terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan kepada para mitranya. Pasalnya, pada fase AKB, pihaknya mengakui jika wabah Covid-19 belum usai dan sudah selayaknya penerapan protokol kesehatan dilakukan.

“Untuk grab car, kita sudah berlakukan sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kami menerapkan proteksi pada kendaraan dan protokol kesehatan. Kami tidak main-main dengan izin yang diberikan Pemkot Bandung ketika kami dipercaya untuk memulai beroperasinya ojol saat membawa penumpang,” tegasnya.

ojol fokusjabar.co.id
Ojek Online (Ojol) saat melakukan simulasi di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2020). (FOKUSJabar/Yusuf Mugni)

Sementara Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyambut baik kedatangan jajaran Grab.

“Hari ini dari teman-teman ojol datang. Mereka meminta izin beroperasi di Kota Bandung yaitu untuk narik penumpang,” kata Oded.

Dari sisi kesiapan, Oded menilai, protokol kesehatan yang disiapkan Grab sudah cukup baik. Namun secara formal tetap harus melayangkan surat kepada Gugus Tugas.

“Selanjutnya, akan difollow up oleh teman-teman Gugus Tugas. Semoga bisa menjaga amanah untuk mengutamakan protokol kesehatan saat ojol mulai narik penumpang,” terangnya.

Oded menyampaikan, pihaknya baru membolehkan ojol membawa penumpang karena mempertimbangkan banyak hal.

“Salah satunya, kemarin kami tidak mengizinkan itu karena kami paham bagaimana seharusnya semua masalah terkait dampak Covid-19 ini dipetakan terlebih dahulu. Agar penyebaran dapat dikendalikan,” jelasnya.

Oded mengatakan, setelah kondisi Bandung mulai masuk zona biru, pihaknya tetap mengimbau semua pihak mengutamakan protokol kesehatan. Dan ojol pun diizinkan membawa penumpang.

“Tetap ini juga harus dengan satu pemahaman, menjaga agar penyebaran tidak melonjak. Semoga Bandung tetap kondusif,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni/ars)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.