FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
728-x-90-02 mobile

Jelang New Normal, Wali Kota Tasikmalaya Pantau Kesiapan Objek Vital

0 39

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.co.id: Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman melakukan pengecekan ke sejumlah tempat vital, saran publik dan fasilitas umum, untuk memastikan kesiapan menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal yang akan diberlakukan Selasa (2/5/2020) mendatang.

Sejumlah sarana umum, sarana ibadah serta fasilitas publik yang didatangi tim gugus tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya seperti pasar tradisional Cikurubuk, Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Pusat Perdagangan jalan HZ. Mustafa, Gereja Penabur, Matahari Depstore dan Mayasari Plaza yang berada di jalan Veteran Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (31/5/2020).

Budi mengatakan, pemantauan sejumlah area publik termasuk sarana ibadah, pusat perdagangan dan pusat perbelanjaan untuk memastikan kesiapan Pemerintah bersama masyarakat dalam penerapan new normal nanti.

“Insyaallah Selasa nanti kita akan menerapkan new normal di wilayah Kota Tasikmalaya, untuk itu semua harus siap memulai kebiasaan baru, beraktivitas kembali ditengah pandemi Covid-19 namun wajib menerapkan protokol kesehatan,” Kata Budi.

Budi menjelaskan, dalam penerapan New Normal, warga bisa beraktivitas kembali, termasuk aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan normal, namun pihaknya ingatkan dan sosialisasikan ke masyarakat, aktifitas masyarakat dan ekonomi mulai berjalan normal, tapi tidak kebablasan karena pandemi virus corona ini masih aktif.

“Bagaimanapun semuanya tetap wajib menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, jaga jarak fisik, pakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun serta berprilaku hidup bersih dan sehat,” katannya.

Budi berharap, dukungan dari semua elemen masyarakat untuk mendukung penerapan new normal nanti dengan mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap gerak dan langkah.

BACA JUGA; Penentuan Penerapan New Normal Keputusan Pemerintah Daerah

“Kita ingin secepatnya memutus rantai penularan Covid-19 agar ekonomi bisa berjalan, pendidikan, sosial budaya dan aktivitas keagamaan harus normal kembali karena kita semua sudah rindu dengan kehidupan yang normal,” katanya.

Budi menambahakan, dengan kedisiplinan kita bersama, muda-mudahan dua minggu kedepan wilayah Kota Tasikmalaya masuk zona hijau, tapi kalau seruan pemerintah mengenai protokol kesehatan maaih diabaikan, tidak menutup kemungkinan bisa jadi zona merah kembali, dan ini akan semakin memperpanjang penderitaan masyarakat.

“Jadi saya minta new normal nanti, semuanya wajib patuh dan taat terhadap protokol kesehatan, masyarakat termasuk para pelaku usaha dibidang apa pun harus membuat surat pernyataan dan berkomitmen siap untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.

Dia menegaskan, selama pelaksanaan new normal nanti, ratusan personil dari TNI, Polri termasuk Pol PP diturunkan untuk memantau dan mengawasi sejumlah objek-objek publik seperti pusat perbelanjaan, pusat perdagangan.

“Petugas yang ditempatkan di objek tersebut akan bertindak tegas jika ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

(Seda/AS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.