FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Warga Sekitar TPU Dipatiukur Tolak Jenazah Covid-19

Warga akan meminta permohonan untuk dibikinkan portal kepada lurah Banjar supaya tidak ada yang seenaknya seperti kemarin

0 268

BANJAR, FOKUSJabar.co.id: Masyarakat di sekitar Pemakaman Umum (TPU) Dipatiukur, Lingkungan Banjar Kolot, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat tidak mau TPU tersebut sebagai pembuangan Jenazah. 

Hal tersebut mecuat ketika warga mendapatkan informasi bahwa adanya jenazah pasien Covid-19 yang berasal dari luar Banjar kembali akan dimakamkan lagi di TPU Dipatiukur. Sejumlah masyarakat berkumpul melakukan aksi penolakan pemakaman pasien Covid-19 ini.

Aksi penolakan ini dilakukan karena sebelumnya ada pemakaman jenazah pasien Covid-19 dari luar Banjar yang dilakukan secara sembunyi – sembunyi tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada RT, RW dan masyarakat setempat. 

Baca juga: Covid-19 Kian Memprihatinkan, DPD Golkar Banjar Bagikan APD Ke Puskesmas di Banjar

“Saya selaku yang dituakan diwilayah ini sangat menolak dengan adanya pemakaman jenazah pasien Covid-19. Apalagi dengan tidak adanya sosialisasi terlebih dahulu terhadap masyarakat disini. Jangan disamakan TPU ini seperti pembuangan sampah,” kata Wahyudin, tokoh masyarakat Lingkungan Banjar kolot Selasa (7/4/2020). 

Wahyudin mengaku, aneh ketika tiba-tiba TPU Dipatiukur dipilih menjadi pemakaman pasien Covid-19. “Bisa melakukan seenaknya seperti ini, sangat prihatin saya dengan kejadian kemarin,” ujarnya.

Wahyudin mangatakan, akan meminta permohonan untuk dibikinkan portal kepada lurah Banjar supaya tidak ada yang seenaknya seperti kemarin. 

“Saya akan meminta dibikinkan portal kepada pak lurah supaya tidak seenaknya. Pemakaman kemarin saja tidak ada sosialisasi terlebih dahulu pada warga,” ujarnya.

Sementara itu Rahmat selaku ketua RT setempat mengaku sangat menolak pemakaman pasien covid – 19 di TPU Dipatiukur. 

“Kami masyarakat dilingkungan sangat menolak untuk pemakaman pasien  covid-19 di pemakaman ini. Kami besok akan pasang plang penolakan disini,” katanya.

Selain itu Rahmat menambahkan bahwa dirinya bersama masyarakat tidak mau ada jenazah warga luar Banjar apalagi jenazah ini pasien Covid-19 di makamkan di TPU Dipatiukur. 

“Kami sangat menolak untuk pemakaman jenazah kasus covid – 19. Apalagi jenazah dari luar Banjar,” ujarnya.

(Agus/As)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.