FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Pemkot Bandung Gelar Pelantikan 22 Pejabat Ditengah Pandemi Covid-19

Terapkan Physical Distancing

0 90

BANDUNG,FOKUSJabar.co.id: Ditengah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pelantikan pejabat dengan cara yang berbeda. Pelantikan biasanya dilakukan di Ruang Serbaguna lantai 3 di Balai Kota Bandung, namun kini digelar di ruang terbuka dan menerapkan physical distancing.

Area pelatikan sengaja dirancang tanpa peneduh agar seluruh peserta bisa menerima sinar matahari. Para peserta pelantikan duduk di kursi yang telah diatur dengan minimal jarak 1,5 meter antara kursi dan menghadap ke utara. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun duduk di kursi berjarak sama menghadap ke selatan.

Oded mengatakan, kondisi ini merupakan penyesuaian agar protokol kesehatan tetap bisa dilaksanakan. Pelantikan tetap dilakukan ditengah pandemi Covid-19, karena adanya tuntutan di lapangan dimana ada kekosongan yang harus segera diisi.

“Mengingat kekosongan tersebut merupakan posisi pelantikanyang harus cepat diisi karena berkaitan dengan pelayanan publik,” kata Oded di Balai Kota, Jalan Wastukencana Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/4/2020).

Ada 22 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional Madya.

Pada pelantikan ini, dua camat bertukar tempat yakni Hamdani yang semula menjabat sebagai Camat Panyileukan kini menjadi Camat Rancasari. Sedangkan Camat Rancasari yang sebelumnya dijabat Sri Kurniasih, kini menjadi Camat Panyileukan. Dan Camat Mandalajati kini dijabat oleh Yana Rusmulyana yang semula menjabat sebagai Sekretaris Camat Ujungberung.

Selain camat, beberapa nama lurah baru di berbagai wilayah dilantik. Yakni Iwan Rijwan menjadi Lurah Cirangrang, Budi Prasetio menjadi Lurah Ledeng, Melinasari menjadi Lurah Sukapura, Agus Mulyana menjadi Lurah Pasirjati, dan Yayan Syurya Mulyana menjadi Lurah Sindangjaya.

Lalu Aldi Norman sebagai Lurah Kebon Pisang, Yusup Sambalawini sebagai Lurah Warungmuncang, Dede Junaedi sebagai Lurah Mekarwangi, serta Datuk Mulyadi sebagai Lurah Kebon Gedang.

“Sengaja saya hari ini melantik. Sesungguhnya kalau berdasarkan informasi dari BKPP, (jabatan) yang kosong itu hampir 80 jabatan. Tapi karena memang situasi dengan adanya Covid-19, kita membatasi sehingga saya meminta untuk melantik pos-pos yang penting saja,” jelasnya.

Posisi-posisi pimpinan di kewilayahan pun diutamakan karena paling krusial dalam penanganan krisis hari ini. Dengan begitu, ia berharap tidak ada pelayanan yang terkendala di lapangan.

“Jabatan harus diisi karena sibuk pelayanan, terutama di kecamatan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni/ars)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.