FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Ini Yang Harus Dilakukan Pemudik dari Zona Merah Corona (Covid-19) Saat Tiba di Ciamis

Pemudik Lapor ke RT/RW, Jika Alami Gejala Ke Puskesmas

0 45

CIAMIS, FOKUSJabar.co.id: Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Ciamis, mengumumkan protokol baru dalam penatalaksanaan kasus, khususnya menyikapi pencegahan dari pemudik berasal zona merah corona.

Juru bicara PIK Covid-19 Center Ciamis, dr. Bayu Yudiawan menjelaskan beberapa hal yang harus dilakukan pemudik saat tiba di kampung halamannya di Ciamis.

Kepulangan masyarakat dari zona merah corona diwajibkan melapor ke perangkat desa setempat melalui RT/RW. Ada surveilance migrasi (meronda bepergian) yang dibebankan kepada orang-orang setempat yang tahu yaitu masyarakat, RT/RW.

Baca juga: Kantor PWI Ciamis Disemprot Disinfektan

RT, RW dihimbau untuk menyurvei orang-orang yang bermigrasi terutama dari areal merah. Dari areal merah dipilah, kalau yang pulang dari zona merah tidak ada keluhan cukup melakukan isolasi mandiri di rumah selama14 hari.

RT/RW mencatat dan laporkan ke Desa, didesa dilaporkan ke PIK Kecamatan dan Puskesmas.

Untuk OTG diarahkan untuk mengisolasi diri daripada mengecek ke puskesmas.

Kalau tidak ada keluahan tidak usah ke puskesmas untuk menghindari terpapar dengan ada yang keluhan Covid-19. Selama dia mengisolasi mandiri tidak akan menjadi masalah.

Untuk yang ODP, kalau pulang dari zona merah dan pernah kontak dan mengalami gejala diharuskan memeriksakan diri ke Puskesmas dan menggunakan masker.

“Diarahkan kepada pemudik yang punya rasa keluhan langsung ke Puskesmas. Kalau tidak ada keluhan diusahakan untuk mengkarantina dirinya sendiri,” kata Bayu.

Memerangi covid-19 kata dia bukan hanya tugas kesehatan, namun perlu partisipasi elemen masyarakat seperti RT RW Kades dan masyarakat lainnya.

Sampai pukul 12.00 WIB Kamis (26/03/2020) jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak lima orang, mereka diisolasi di RSUD dan RS Swasta.
Jumlah ODP (Orang Dalam Pengawasan) 132 orang, selesai masa pemantauan 56 orang, masih proses pemantauan 76 orang.

(DH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.