FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
728-x-90-02 mobile

Jumlah ODP dan PDP Corona di Banjar Meningkat

Untuk yang positif masih nihil

0 74

BANJAR, FOKUSJabar.co.id: Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) setiap harinya mengalami peningkatan di Kota Banjar. Untuk jumlah ODP Selasa (24/3/2020) pukul 14.00 WIB meningkat dari 23 orang menjadi 34 orang. Begitupun jumlah PDP yang tadinya hanya empat orang bertambah menjadi lima orang.

“Jumlah ODP dan PDP meningkat. Untuk yang positif masih nihil,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid – 19 Kota Banjar Tomy Subahja Selsa (24/3/2020).

Sebelumnya, Tomy mengatakan jumlah ODP Covid-19 sampai Senin (23/3/2020) pukul 14.00 WIB berjumlah 23 orang PDP berjumlah empat orang. Dari jumlah ODP 23 orang itu, beberapa di antaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN).

“Mereka melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 dari Bekasi yang sempat menginap di salah satu hotel di Kota Banjar pada 6 Maret 2020 lalu. Tim Crisis Center baru mengetahui Sabtu (21/3/2020), kemudian PNS yang bersangkutan dinyatakan ODP dilarang masuk kerja dan dalam pantauan terus,” katanya.

Baca Juga: Bupati Karawang Positif Covid-19

Dia menerangkan untuk penanganan lebih lanjut bagi PNS yang ODP, timnya baru akan melakukan pembahasan dengan pihak terkait Senin (23/3/2020).

Namun yang jelas kata dia, data-data para PNS tersebut sudah diketahui dan dalam pengawasan. Mereka diketahui setelah tim melakukan tracking atau surveylance terhadap kasus positif Corona orang Bekasi yang mampir ke Banjar.

“Penanganan langsung di lapangan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi yang diduga disinggahi oleh pasien positif Corona asal Bekasi tersebut,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Relawan Karang Taruna, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar gencar melakukan penyemprotan cairan disinfektan di beberapa titik di Kota Banjar. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus corona (covid – 19).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Dedi Suardi mengatakan, penyemprotan disinfektan ini guna mengantisipasi penyebaran virus corona. Menurutnya ada beberapa titik yang dilakukan penyemprotan disinfektan seperti Masjid Agung, Pendopo, komplek perkantoran Purwaharja, Pusdai, Terminal, dan Setda. “Setiap hari kami melakukan penyemprotan disinfektan,” katanya.

(Agus/DH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.