FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Demokrat: Pemda Garut Harus Antisipasi Dampak Covid-19

Harga Kebutuhan Kepokmas tidak Normal

0 107

GARUT, FOKUSJabar.co.id: Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahmad Bajuri mengapresiasi langkah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan dampak perluasaan Corona Virus Disease (Covid-19).

Meski begitu, mantan Ketua DPRD Garut ini mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengantisipasi masalah kelangkaan sekaligus lonjakan harga masker.

“Pemda dan APH harus fokus dalam mengantisdipasi kelangkaan dan lonjakan harga masker,” pinta Bajuri yang juga mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), Selasa (24/3/2020).

Kata Bajuri, dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati, diharapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) bisa mengguiden masyarakat untuk melaksanakannya melalui Pemerintah Kecamatan dan Desa.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk mengantisipasi terkait kebutuhan Sembako dan menghentikan SKPD serta Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Artinya, Pemda mesti memperhatikan penghasilan mereka untuk menghidupi keluarganya.

Saat ini, harga Kebutuhan Masyarakat (Kepokmas) sudah mulai tidak normal. Karenanya, diharapkan sudah ada program paket Sembago murah. Lalu, program bantuan bagi terdampak Covid-19 senilai Rp10 ribu segera direalisasikan serta secepatnya dilakukan pemeriksaan oleh tim dari kesehatan Puskesmas terhadap lingkungan-lingkungan tertentu.

“Semoga kita sama-sama saling ihktiar dan berdoa untuk keselamatan masyarakat Garut. Dan semua penangan terdampak Corona tersentral oleh pemerintah atau Satuan Tugas agar sesuai dengan aturan. Salah satunya, tidak menyebarkan berita-berita yang tidak resmi agar tidak membuat kepanikan di masyarakat,” pungkas Bajuri.

(Andian/Bam’s)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.