FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
728-x-90-02 mobile

Bareng DJKN Jabar, Pemkot Bandung Benahi Aset

0 2

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Barat dalam membenahi aset. Termasuk mengelola lelang aset-aset milik Pemkot Bandung.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, sebelumnya Pemkot Bandung pernah melakukan kerja sama, satu diantaranya yaitu, lelang mobil-mobil yang sudah tidak bisa dipakai.

“Itu sudah berjalan sebelumnya. Hari ini bersilaturahmi, dari (kepala) DJKN Kanwilnya sudah ganti. Sebelumnya Bu Nuning sekarang Tavianto Noegroho. Jadi mereka sowan ke Pemkot Bandung sekarang hanya memperat silaturahmi dengan Kanwil yang baru,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Balai Kota, Jalan Wastukencana Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2020).

Menurutnya, kolaborasi dengan DJKN Jabar merupakan upaya menata aset. Oleh karenanya, dirinya mendorong Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Bandung untuk menata aset sampai tingkat sertifikasi.

“Nantinya ada peningkatan kompetensi di Kota Bandung, khususnya di BPKA agar ada pelatihan-pelatihan. Terutama penilaian aset,” kata Oded.

Kepala BPKA Kota Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, dalam proses penataan aset, pihaknya masih memiliki beberapa kendala dengan jumlah aset yang ada dan masih bergantung dengan pihak lain.

“Ada beberapa permasalahan, pertama untuk sertifikasi. Kita bekerja sama dengan BPN (Badan Pertanahan nasional). Kedua, seperti melelangkan aset kita sebelumnya sudah pernah beberapa kali bekerja sama dengan DJKN,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk kedepannya, pihaknya ingin ada pelatihan terkait ‘appraisal’ di Pemkot Bandung. Sehingga tidak tergantung ke pihak lain untuk menilai aset kita bisa sendiri. Itu kerja samanya melalui diklat-diklat dengan DJKN.

Sementara Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Barat, Tavianto Noegroho mengaku siap bersinergi dengan Pemkot Bandung berkaitan dengan pengelolaan aset dan kerja sama dengan operasional DJKN. Hal itu bisa dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Jadi kami siap membantu menjembatani hal tersebut. Kerja sama ini pun konteks tertentu bisa tanpa biaya. Seperti pelatihan di DKJN atau di Pemkot Bandung. Untuk hal lain kita siap membantu meningkatkan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Pemkot Bandung,” tegasnya.

(Yusuf Mugni/ars)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.