FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Masyarakat Ciamis Protes Babe Saidi, Herdiat Sebut Galuh itu Permata

0 143

CIAMIS,FOKUSJabar.co.id : Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Ciamis kecam pernyataan Ridwan Saidi yang menyatakan Kerajaan Galuh itu tidak ada dan memaknai Galuh brutal. Aksi tersebut digelar di Alun-alun Ciamis Jumat (14/2/2020). Peserta aksi memakai seragam adat dan ormas.

Koordinator aksi dan juga Wakil Ketua Karang Taruna Ciamis Ali Andi Fikri membantah apa yang disampaikan tokoh betawi Ridwan Saidi Ciamis bahwa tidak mempunyai potensi apapun sehingga tidak bisa berdirinya sebuah kerajaan.

” Ciamis potensinya sangat melimpah hanya masyarakat Ciamis tidak sombong dengan kondisi itu,” katanya. Jumat (14/2/2020)

Ali menuturkan, karena pernyataan Ridwan Saidi tidak mendasar tentang keberadaan Ciamis ( Galuh ) maka pihaknya meminta Ridwan Saidi datang ke Ciamis untuk membuktikan ucapannya yang tidak jelas tersebut.

” Saya minta Ridwan Saidi datang ke Ciamis ini agar Dia tahu yang sebenarnya tentang Ciamis ini,” jelasnya.

Sementara itu Aif Saripudin budayawan Ciamis menjelaskan, bahwa Kerajaan Galuh itu ada dengan dibuktikan peninggalannya yang ada di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan.

” Kata siapa Kerajaan Galuh itu tidak ada buktinya Situs Bojong Karangkamulyan merupakan bekas peninggalan Kerajaan Galuh,” terangnya.

Yuda Ketua forum mahasiswa Pasundan meminta kepada pihak Pemkab Ciamis untuk menindaklajuti permasalahan yang menyakiti perasaan masyakat Ciamis tersebut.

“Kami siap menurunkan massa untuk tindakan selanjutnya apabila permasalahan ini belum bisa dituntaskan,” jelasnya.

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya, akan membawa permasalahan statment Ridwan Saidi yang mengatakan Kerajaan Galuh itu tidak ada dan arti Galuh itu Brutal keranah hukum.

“Kerajaan Galuh itu ada bahkan pada masa keemasannya merupakan sebuah kerajaan yang besar berdasarkan kajian-kajian dan penelitian oleh profesor ahli sejarah dan untuk kata Galuh sendiri itu artinya permata bukan Brutal. Orang Ciamis tidak brutal semuanya santun-santun,” tegasnya. ( Husen Maharaja dar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.