FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Malaysia Airlines Tambah Jumlah Penerbangan di Kertajati

1 17

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) bertambah, kali ini maskapai untuk penerbangan internasional, yakni Malaysia Airlines.

Malaysia Airlines resmi membuka rute penerbangan Kuala Lumpur (KLIA)-Bandara Kertajati (KJT).Maskapai ini akan melayani penerbangan satu minggu sekali.

Dirut PT BIJB Salahudin Rafi mengatakan, Malaysia Airlines resmi melakukan penerbangan perdana dengan rute dari Bandara KLIA ke Kertajati pada Kamis (13/2/2020) malam.

“Ini menjadikan Malaysia Airlines sebagai maskapai internasional pertama berjadwal dan satu-satunya saat ini yang melayani langsung dari Kuala Lumpur ke Majalengka Kertajati,” kata Rafi dalam keterangan resmi PT BIJB, Jumat (14/2/2020).

Malaysia Airlines tipe B737-800 nomor MH845 membawa 74 penumpang dan mendarat mulus pukul 19.45 WIB di Kertajati. Untuk selanjutnya, Malaysia Airlines mengangkut sebanyak 151 penumpang kembali ke Kuala Lumpur.

“Maskapai ini dijadwalkan akan terbang sebanyak 2 kali dalam seminggu setiap Senin dan Kamis,” kata dia.

Rafi optimistis dengan dibukanya rute internasional ini akan memicu kunjungan wisatawan asal Malaysia ke Jawa Barat khususnya ke wilayah utara. Terlebih di kawasan utara potensi wisatannya melimpah.

Sementara itu, Station Manager Malaysia Airlines Agung Wibowo mengatakan bahwa pembukaan rute baru menjadi tonggak sejarah penting Malaysia Airlines dalam mengembangkan pasar potensial.

“Kami sangat bangga memperkenalkan rute baru internasional yang dilayani pergi pulang serta menempatkan Malaysia Airlines sebagai maskapai internasional pertama berjadwal dan satu-satunya saat ini yang melayani langsung dari Kuala Lumpur ke Kertajati,” kata Agung.

Peresmian inagurasi di terminal kedatangan internasional BIJB dilaksanakan dengan cara pengalungan bunga penumpang dan pemotongan tumpeng oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Direktur Jendral Perhubungan Udara (DGCA), perwakilan dari AP II, BIJB, Airnav, pemerintahan lokal, dan JAS Airport Services (JAS) selaku agen ground handling dari Malaysia Airlines.

Komisaris Utama JAS Airport Service Herman Chaeron mengatakan, beroperasinya Bandara Kertajati tentu harus didukung dengan banyak mendaratnya pesawat.

“Kami berupaya menjalin komunikasi yang intens dengan maskapai pelanggan, dan Alhamdulillah Malaysia Airlines telah melakukan penerbangan pertama. Bandara Kertajati yang memiliki potensi pasar besar akan terus berkembang sehingga seiring berjalan waktu penerbangan di Bandara ini akan semakin ramai, apalagi jika konektivitas seperti Tol Cisumdawu dan Kereta Api bisa segera terhubung,” kata dia.

Untuk diketahui, JAS melayani ground handling dan cargo handling Malaysia Airlines di empat bandara intenasional, yakni Soekarno Hatta, Ngurah Rai, Juanda dan Bandara Kualanamu. Sepanjang tahun 2019, JAS melayani 1,580,000 penumpang dan 12,7 ratus ton kargo Malaysia Airlines. 

(As/LIN)

 

1 Comment
  1. defakhairy says

    sudah waktunya bandara kertajati dioperasikan secara maksimal……. kalau perlu bandara halim perdanakusuma di tutup dan dipakai khusus untuk TNI

    sudah banyak biaya yang dikekuarkan untuk pembanguan bandara ini

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.