FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Anggota DPD-RI Eni Sumarni Sesalkan Pernyataan Babe Saidi Soal Galuh

Pernyataan Babe Saidi

0 71

CIAMIS, FOKUSJabar.co.id: Anggota DPD-RI asal Jawa Barat, Eni Sumarni menilai pernyataan tokoh dan budayawan Betawi Ridwan Saidi soal Kerajaan Galuh tak ada tidak didukung fakta. Menurutnya, Babe Ridwan seharusnya hati-hati mengeluarkan pernyataan, tak asal bunyi tapi harus didukung oleh fakta.

“Sebagai pribadi dan lembaga saya merasakan tersinggung. Meskipun pernyataan itu bukan di forum resmi tapi di media sosial tapi kalau isinya mengusik hal prinsip akan terusik,” kata Bunda Eni yang juga pelestari budaya sunda

Apalagi video itu sudah ditonton ribuan orang. Bagaiamana jadinya anak muda yang tak tahu sejarah, mereka akan percaya begitu saja dengan ucapan babe.

“Masalah ini bukan masalah warga Ciamis saja tapi warga Jawa Barat. Oleh karena itu saya mohon yang bersangkutan minta maaf secepatnya,” katanya.

Eni Sumarni yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Barat ini menambahkan, Ridwan Saidi tidak memiliki pengetahuan yang dalam untuk berpendapat mengenai Kerajaan Galuh. Sebab Ridwan Saidi tidak dikenal sebagai sejarawan tapi lebih dikenal sebagai tokoh masyarakat Betawi.

Ketua Pelestari Budaya Sunda mempetanyakan arti Galuh brutal itu dari kamus dan bahasa mana. Pernyataan Ridwan Saidi di medsos itu tak ada landasan ilmiah, mengingat literasi sejarah masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Anggota Komisi III DPD RI ini juga menyatakan sangat kecewa. Namun dia mengimbau warga Ciamis untuk tetap tenang.

Menurut Eni Sumarni, kerajaan Galuh itu ada berdasarkan fakta sejarah yang valid. Merujuk pada buku Sejarah Ciamis yang ditulis Sejarawan dari Universitas Padjajaran, Profesor Nina Herlina Lubis.

Batas teritorial Kerajaan Sunda Galuh wilayahnya terletak antara Sungai Citarum di sebelah Barat dan Sungai Serayu juga Cipamali (Kali Brebes) di sebelah Timur.

Sebelumnya, Babe Ridwan dalam video di kanal Youtube menyebut di Ciamis tidak ada kerajaan Galuh. Video yang berisi pernyataan Ridwan Saidi tersebut diunggah oleh akun Macan Idealis pada 12 Februari 2020.

Video berdurasi 12.31 itu hingga Kamis (13/02/2020).sudah ditonton sebanyak 18 ribu viewer, dan sekitar 556 komentar.

(dar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.