FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Galuh Brutal Terlanjur Viral, Ini Tuntutan KBM Galuh Ratapraja

0 64

FOKUSJabra.co.id: Pernyatan Ridwan Saidi yang mengatakan Galuh itu brutal, di Ciamis tidak ada kerajaan, menyulut kekecewaan mahasiswa Ciamis yang kuliah di berbagai daerah luar Ciamis, seperti di Yogyakarta, Jakarta, bandung, Purwokerto dan lainnya yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Galur Ratapraja.

Pernyataan Ridwan Saidi dianggap tidak berdasar. Nama Galuh jelas memiliki kebesaran dan nilai historis. Galuh sudah lama dipakai sebagai identitas warga Ciamis sekian lamanya.

“Ridwan Saidi belum faham subtansinya. Maka kami minta supaya datang dan melihat langsung ke Ciamis dan berdioalog, kita buka diskusi publik. Kami minta Ridwan Saidi minta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis, “ ujar Ketua KBM Galuh Ratapraja, Rifyan, Kamis (13/02/2020) melalui rilis.

Ketua KBM Galuh Raya Jabodetabek Misbah Zein menilai sebagai orang yang bukan asli daerah jangan semena – mena mengatakan bahwa di Ciamis tidak ada kerajaan, dan mengartikan Galuh dengan perspektif dia.

“Kami anak muda Ciamis dan masyarakat sudah bangga dengan nama Galuh. Maka pernyataan Ridwan Saidi itu harus ditanggapi serius,” ujarnya.

Nama Galuh sudah menjadi aset dan dipegang teguh masyarakat Ciamis.”Ini berita sudah terlanjur viral, Ridwan Saidi harus bisa datang ke Ciamis dan bertanggungjawab,” kata Misbah.  

Melalui #Daruratgaluh #ridwansaidingawur, KBM Galuh di luar Ciamis ini mengeluarkan sembilan tuntutannya, yang jika dalam waktu 7 hari tidak ada respon, maka akan menggelar aksi sosial.

Ini isi sembilan tuntutan KBM Galuh di seluruh Indonesia :

  1. Mengajak semua pihak untuk tenang terlebih dahulu
  2. Mengajak semua pihak untuk rajin membaca sejarah kerajaan Galuh
  3. Mengajak semua pihak untuk menyebarkan kebenaran keberadaan kerajaan Galuh
  4. Menuntut Ridwan Saidi mempertanggung jawabkan pernyataannya di hadapan publik
  5. Menuntut pemilik akun You Tube macan idealis untuk menghapus uploadan video tersebut.
  6. Menuntut Ridwan Saidi melakukan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Ciamis
  7. Menuntut klarifikasi dan pembuktian secara otentik jika benar kerajaan Galuh itu tidak ada
  8. Menuntut Pemerintahan Daerah Kabupaten Ciamis menyatakan sikap
  9. Menghimbau seluruh masyarakat Ciamis meninjau kembali historis kebesaran Kerajaan Galuh.

(Deni)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.