FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Jabar Pasang Target Minimal Loloskan 8 Atlet di Kualifikasi PON XX – Sepatu Roda

0 3

BEKASI, FOKUSJabar.co.id: Jabar targetkan loloskan minimal 8 atlet pada babak kualifikasi PON XX Cabang Olahraga (Cabor) Sepatu Roda yang digelar di lintasan sepatu roda ‘Grand Wisata Inline Skate’ Kabupaten Bekasi, 10-15 September 2019.

Untuk meloloskan 8 atlet, tim Sepatu Roda Jabar minimal harus menempati posisi empat di klasemen akhir kualifikasi PON XX.

Ketua Pengprov Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Barat, Erry Sudradjat menuturkan, babak kualifikasi PON XX Cabor Sepatu Roda memperebutkan 77 kuota atlet yang berhak tampil di Papua pada 2020 mendatang.

Jumlah kuota tersebut diluar atlet asal tuan rumah, Papua dan mengalami penurunan dibanding gelaran PON XIX di Jabar pada 2016 lalu.

” Padahal nomor pertandingan sepatu roda pada PON XX di Papua itu bertambah. Tapi anehnya kuota atlet justru berkurang. Karena itu, kuota kelolosan atlet pun berbeda. Bukan lagi berdasar entry by name atau entry by number tapi berdasar ketentuan perolehan poin yang menentukan peringkat akhir di klasemen,” ujar Erry.

Erry menambahkan, untuk penentuan peringkat di kualifikasi PON XX ditentukan dari akumulasi poin yang diperoleh berdasarkan capaian atlet di setiap nomor. Setiap peringkat yang dicapai atlet di setiap nomor memiliki poin tertentu yang akan diakumulasikan hingga akhir pelaksanaan.

” Misalnya di nomor A, si atlet peraih medali emas akan mendapat poin 5, perak mendapat poin 4, dan seterusnya. Di akhir kompetisi, poin akan diakumulasikan untuk menetapkan peringkat. Jadi walau meraih medali emas, misalkan, tidak menutup kemungkinan atlet yang bersangkutan diberangkatkan ke Papua sesuai dengan kebijakan masing-masing daerah,” tuturnya.

Untuk provinsi yang menempati peringkat pertama, akan mendapatkan kuota atlet sebanyak 11 orang di PON XX. Peringkat dua sebanyak 10 atlet, lalu ketiga mendapat jatah 9 atlet dan posisi terakhir (peringkat 11) berhak mendapatkan kuota 4 atlet.

” Jadi kalau incar 8 atlet, minimal kita harus finish di posisi empat. Untuk atlet yang dikirim, sesuai dengan kebijakan daerah masing-masing tidak berdasarkan by name atau by number. Jadi tidak tertutup kemungkinan jika ada nomor yang tidak bisa digelar karena kekurangan jumlah peserta minimal. Semoga target bisa tercapai, kalau bisa meraih juara umum,” tegasnya.

Pada hari pertama kulifikasi PON XX, Selasa (10/9/2019) kemarin dipertandingkan sebanyak 6 nomor. Yakni, 15000 meter putra dan putri, 500 meter putra dan putri, serta 100 meter putra dan putri.

Dari enam nomor yang dipertandingkan, Jabar hanya berhasil meraih gelar juara di satu nomor pertandingan. Yakni 500 meter putra atas nama Radika Rais Ananda. Jabar sendiri masih berpeluang menambah medali melalui nomor-nomoryang belum dipertandingkan hingga 15 September mendatang.

(ageng/bam’s)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.