FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Jabar Tambah Dua Atlet Hoki Indoor Putri di Pelatnas SEA Games 2019

0 1
BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Jawa Barat menambah jumlah kuota atlet yang masuk dalam komposisi tim nasional Hoki Indoor Indonesia yang dipersiapkan untuk ajang SEA Games 2019 di Manila, Philipina. Pemanggilan dilakukan berdasarkan pemantauan langsung Pelatih Kepala tim nasional Hoki Indoor Indonesia asal Iran, Yakob saat pelaksanaan babak kualifikasi PON XX di GOR Tenis Meja, Jatinangor, Sumedang, akhir Agustus 2019 lalu.
Jabar sendiri sebelumnya sudah menampatkan sekutar 10 pemain dalam tim nasional Hoki Indoor Indonesia untuk SEA Games 2019. Yakni tujuh atlet di kelompok putra dan tiga atlet di kelompok putri.
“Atlet yang baru dipanggil timnas pasca kualifikasi PON XX lalu di kelompok putri atas nama Fatmawati dan Ai Melis. Sebelumnya, tiga nama yang sudah menghuni timnas adalah Rahma Dwi, Nur’aini Sugiarti, dan Citra Purbasari,” ujar Pelatih Hoki Indoor putri Jabar, Chandra Irawan saat ditemui di komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (10/9/2019).
Kelima atlet putri yang masuk dalam komposisi timnas, diakui Chandra, merupakan atlet inti tim hoki indoor PON XX Jabar. Kondisi ini cukup menguntungkan bagi Jabar, sehingga atlet bisa berlatih lebih baik di pelatnas.
“Jadi tim inti Jabar itu satu paket masuk ke timnas dan ini jadi keuntungan bagi tim. Ai dan Fatma ini menggantikan dua pemain asal DKI Jakarta berdasarkan rekomendasi pelatih kepala asal Iran,” terangnya.
Chandra mengaku, hilangnya lima pemain ke timnas tidak menjadi masalah baginya. Pasalnya, kelima pemain tersebut bisa mendapatkan porsi latihan yang lebih baik dan pengalaman mendapatkan pelatiha  dari pelatih dunia yang sudah banyak pengalaman di hoki tingkat dunia. Saya yakin kemampuan mereka akan meningkat,” tuturnya.
Chandra mnambahkan, pihaknya sudah mensiasati dengan dipanggilnya lima atlet ke timnas. Diantaranya denga  menyiapkan tim lapis kedua dan ketiga dalam proses latihan di pelatda PON XX Jabar.
“Jadi tim pertama atau tim inti berada di pelatnas, lalu tim kedua dan ketiga kita siapkan di pelatda. Dengan demikian, kedalaman tim lebih baik dan roling pemain saat pertamdingan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan,” tegasnya.
(ageng)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.