FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Ratusan Mahasiswa Baru Umtas Ikuti MPK2, Ini Pesan Rektor

0 0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.co.id : Ratusan mahasiswa baru yang diterima masuk di Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas), selama empat hari kedepan, Senin-Kamis (09-12/09/19) mengikuti kegiatan orientasi kampus yakni masa pengenalan kehidupan kampus (MPK2) yang dipusatkan di Kampus Umtas, jalan Tamansari Kel. Mulyasari Kec.Tamansari Kota Tasikmalaya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Dr. Ahmad Qonit mengatakan, dengan kemajuan dan perkembangan teknologi saat ini, perguruan tinggi (PT) harus mampu mencetak dan melahirkan sumber daya manusia yang handal dan unggul guna menjawab tantangan dan perkembangan zaman”mahasiswa khususnya, tidak  hanya dibutuhkan cerdas dalam ilmu akademik, namun yang terpenting saat ini bagaimana mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dengan berinovasi guna melahirkan ide-ide cemerlang sehingga lahir generasi emas yang berkarakter dan berakhlak guna bersaing di era 4.0 saat ini,”ungkap Qonid, saat membuka kegiatan orientasi mahasiswa baru Umtas di Graha Universitas Muhammadiyah, jalan Tamansari Kec.Tamansari Kota Tasikmalaya Senin (09/09/19).

Pembukaan Masa pengenalan kehidupan  kampus (MPK2) ini, sedikitnya dikuti 675 mahasiswa baru dari pelbagai jurusan serta di hadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Budiaman Sanusi.

Era 4.0 kata Rektor, kita semua, termasuk generasi masa depan bangsa dituntut mampu mempersiapkan diri guna mengarungi persaingan yang semakin kompleks dan kompetitif”persaingan sudah didepan mata, ada dua hal yang perlu dimiliki bagi mahasiswa yakni kapasitas atau kemampuan yang unggul melampaui standar dan integritas (integrity) adalah ketaatan pada agama, moral sosial dan etika,”sambungnya.

Dijelaskan pula, 4.0 kedepannya semankin maju dan berkembang, maka kebutuhan akan spiritualitas, akhlak, moral dan kejujuran ini menjadi sangat fundamental sebab tanpa itu semuanya kehidupan akan hancur”teknologi maju, kebutuhan maju, persaingan semakin ketat, tapi kita berdusta, menipu orang tidak jujur maka hancurlah dunia, maka nilai-nilai agama ini wajib kita tanamkan dalam diri kita,”pintanya.

Dia pun menuturkan, dimana mahasiswa saat ini tidak cukup hanya menyandang sarjana, namun perlu dukungan ilmu lain yang harus dikuasai dan dimiliki sehingga mampu memberikan perubahan diera persaingan sekarang”tiga hal yang harus dikuasai pertama integrity, inovasi dan kolaborasi, ketiga hal ini saling terkait untuk menjawab persoalan bangsa, artinya kita harus saling bersinergi demi menuju kemajuan bersama,”pungkasnya. (Seda)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.