FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
728-x-90-02 mobile

Permohonan Izin Usaha Menengah Kecil Meningkat

0 3

PANGANDARAN, FOKUSJabar.co.id: Sejak Januari 2019 permohonan pembuatan dokumen Izin Usaha Menengah Kecil (IUMK) di Kabupaten Pangandaran terus meningkat.

Pada bulan Juli 2019 ini saja tercatat sudah seratusan lebih pemohon IUMK di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

Kepala bidang Perizinan DPMPTSP Kabupaten Pangandaran Saliminin mengatakan kebanyakan yang membuat IUMK adalah para pedagang asongan baik yang berjualan di objek wisata Pangandaran maupun pedagang asongan lainya.”Ada seratusan lebih pedang asongan yang membuat IUMK,” ungkapnya.

Banyaknya pemohon IUMK ke DPMPTSP Kabupaten Pangandaran karena sistem dari pusat yang mengharuskan hal tersebut.”Kalau dulu cukup SIUP kecil saja yang diurus di kecamatan, kalau sekarang harus melalui OSS,” ujarnya.

Menurutnya, para pedagang asongan yang memohon penerbutan IUMK nantinya akan digunakan untuk pengajuan pinjaman ke bank.”Kalau sanksi tidak ada, tapi mereka akan gunakan untuk syarat pinjaman ke bank,” katanya.

Untuk syaratnya sendiru cukup mudah, pemohin tinggal datang ke kantor DPMPTSP Kabupaten Pangandaran dengan membawa KTP dan mengusi penyertaan modal. Pembuatanya pun tidak akan dipungut biaya sepeser pun.”Modal Rp 50 juta kebawah bisa membuat IUMK,” tuturnya.

Masyarakat tidak perlu khawatir untuk memperpanjang IUMK apabila telah memiliki, sebab IUMK akan berlaku selamanya.”Tidak perlu perpanjang berlaku selamanya,” katanya.

(roby/DAR)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.