FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Asa Sandi Firmansyah Kejar Tiket Olimpiade 2020

0 19

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Atlet Karate asal Jabar, Sandi Firmansyah terus berjuang untuk menembus jajaran 10 besar dunia sehingga bisa tampil di ajang Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Saat ini, Karateka asal Bale Endah, Kabupaten Bandung ini menempati peringkat 30 besar dunia.

Untuk mencapai peringkat 10 besar dunia di nomor Kumite kelas -75 kg putra, Sandi terus memperbaiki peringkat dengan mengikuti beberapa kejuaraan Karate tingkat dunia.

Meski masih berkutat di posisi 30 besar, atlet kelahiran Bandung, 27 Januari 1995 ini tetap optimis bisa menembus ranking 10 besar dunia dan tampil di ajang multieven olahraga terbesar di dunia.

Atlet Karate Jawa Barat yang kini bergabung dengan tim nasional Indonesia, Sandi Firmansyah mengaku optimis bisa masuk ranking 10 besar dunia untuk bisa berlaga pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

” Saya memang harus ngejar 20 ranking lagi. Tetap optimis bisa tembus. Secara teknik maupun fisik, atlet yang berada di ranking 30 sampai 10 besar dunia itu merata. Tinggal bagaimana kesiapan kita secara mental,” ujar Sandi saat dihubungi melalui telepon selularnya, Selasa (11/6/2019).

Setelah menjalani serangkaian turnamen premier tingkat dunia, kini Sandi pun terus membenahi segala kekurangannya untuk menghadapi seri kejuaraan dunia lainnya. Yang terdekat, anak dari pasangan suami istri, Agus Suhendar dan Siti Aisyah ini akan menghadapi kejuaraan karate seri A di Monreal dan Asian Karate Federation (AKF) di Taske, Usbekistan.

” Untuk yang terdekat di Monreal, sekitar dua minggu lagi. Kalau persiapannya yang jelas strategi dan mental, karena yang utama itu. Saya menargetkan bisa masuk 4 besar di Monreal nanti,” terangnya.

Selain dua kejuaraan karate seri dunia tersebut, setidaknya ada sekitar 7 kejuaraan lain yang harus dia ikuti di berbagai negara untuk mengumpulkan poin mengejar ranking 10 besar dunia. Dengan demikian, dirinya menjadi satu-satunya atlet karate asal Jabar yang berhasil berlaga di tingkat dunia, Olimpiade.

” Termasuk nanti ada babak kualifikasi Olimpiade 2020 di Paris, Prancis pada bulan April 2020,” tegasnya.

Untuk mencapai asa tampil di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, Sandi pun harus rela tidak menjalani Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah bersama keluarga besar di Bale Endah, Kabupaten Bandung. Anak pertama dari tiga bersaudara ini pun harus menghabiskan waktu ber-lebaran di karpet latihan di Cilodong, Jakarta.

” Itu pengorbanan yang harus saya ambil. Berlebaran di kamp pelatnas untuk mempersiapkan diri menghadapi seri kejuaraan dunia yang lain, video call dengan keluarga jadi obat kangen. Semoga cita-cita saya bisa tampil di Olimpiade 2020 tercapai dan mohon dukungan doa serta moril dari masyarakat karate Jabar serta masyarakat luas semua,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.