FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

IAI Akan Kembangkan Pendidikan Vokasi di kalangan Pesantren

0 1

BANDUNG, FOKUSJabar.co.id: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) berkomitmen mengembangkan pendidikan vokasi di masyarakat. Bahkan IAI telah menyentuh kalangan pesantren untuk pendidikan akuntansi.

Ketua DPN IAI Mardiasmo mengatakan bahwa pendidikan vokasi yang terkait akuntansi sangat penting. Bahkan Presiden RI mengharapkan adanya pendidikan vokasi yang langsung link and match dengan industri.

Akuntansi ini betul-betul membuktikan peranannya di masyarakat. Bahkan tidak hanya perhotelan atai lainnya, profesi ini perlu dikembangkan melalui pendidikan vokasi yang dasar di masyarakat.

“Sepertihalnya di SMK, brevet pajak, dan sertifikasi lainnya,” kata Mardiasmo yang juga Wakil Menteri Keuangan RI di sela acara peresmian Graha IAI Wilayah Jabar di Surapati Core, Jalan Surapati, Kota Bandung, Jumat (17/5/2019).

Tidak hanya itu, selama ini pihaknya pun telah menggandeng para stakeholder dan instansi terkait lainnya, seperti Telkom, PT KAI, PLN dalam pengembangan akuntansi.

“Ini menunjukkan bahwa eksistensi IAI sangat bermanfaat bagi masyarakat dunia usaha, pendidikan dan lainnya,” kata dia.

Terkait hal itu, saat ini pihaknya telah menjelajah ke berbagai kalangan masyarakat, termasuk di kalangan pondok pesantren.

“Kita kembangkan ke syariah juga, lakukan pembinanaan ke pondok pesantren, seperti untuk akuntansi masjid dan lainnya,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua IAI Wilayah Jabar Edi Jaenudin mengatakan, IAI sudah bekerjasama dengan Bank Indonesia mengeluarkan pedoman akuntansi pesantren. Saat ini dalam tahap implementasi, bahkan di Jabar sudah melangkah jauh dan menggandeng beberapa pihak.

“Termasuk menggandeng salah satu kabupaten, yaitu Kabupaten Ciamis. Kita bekerjasama melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap Ponpes di Kabupaten Ciamis. Mereka diajarkan dan disiapkan sampai mereka mampu menyiapkan laporan keuangan,” kata Edi.

Begitupun kaitannya dengan pengembangan pendidikan volasi. Selama ini IAI Jabar telah bekerjasama dengan sekolah-sekolah di beberapa daerah di Jabar.

“Vokasi ini kita kerja sama dengan hampir 100 SMK di Jabar, dan itu akan terus dikembangkan selama masih memungkinkan,” jelas dia.

(LIN)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.