FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Stok Pupuk Jelang MT 2019 Aman dan Mencukupi

0 0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.co.id : PT Petrokimia Gresik memastikan stok pupuk mencukupi jelang Musim Tanam (MT) bulan Oktober 2018 hingga Maret 2019.

Demikian disampaikan Manajer Humas PT Petrokimia Gresik Indonesia, Muhammad Ihwan Fahrurozi.

” Total stok pupuk sampai Oktober 2018 secara nasional mencapai 1.105.934 ton. Realisasi penyaluran pupuk dari Januari hingga Oktober 2018 sudah menembus 95 persen. Ini sudah memenuhi permintaan semua wilayah di Indonesia,” katanya  saat Ghetring bersama sejumlah awak media di Taman Wisata Karang Resik, Kota Tasikmalaya, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, stok pupuk 1.1 juta ton yang sudah didistribusikan disimpan di 305 gudang penyangga dengan kapasitas keseluruhan mencapai 1.4 juta ton.

” Gudang-gudang penyangga tempat penyimpanan yang ada di setiap wilayah dipastikan penuh untuk persediaan pupuk bagi petani,” tutur Ihwan didampingi Staf Perwakilan Petrokimia Gresik Tasikmalaya M. Fajar Ismail.

Dia pun menjelaskan, untuk penyaluran pupuk di Jawa Barat hingga Oktober 2018 sebanyak 60.607 ton atau terealisasi 96 persen. Dengan begitu, stok aman dan dipastikan memenuhi kebutuhan untuk MT tahun ini.

Sementara distribusi pupuk di wilayah Tasikmalaya hingga Oktober 2018 sudah mencapai 3.317 ton. Yakni, pupuk jenis ZA 390 ton, SP-36 1.237 ton dan NPK Phonska 1.690 ton.

” Stok yang ada di Tasikmalaya sudah aman dari kebutuhan antara 1.200 hingga 1.300 ton. Pupuk tersebut kita simpan di Gudang Penyangga Petrokimia Gresik Cibeureum, Kota Tasikmalaya,” jelasnya.

Pupuk yang didistribusikan Petrokimia Gresik sebagian besar bersubsidi. Karenanya, untuk  pendistribusiannya harus benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sesuai Peraturan Menteri Pertanian No130/Permentan/SR.130/11/2014, pupuk jenis Urea Rp1.800 per kilogram atau Rp 90 ribu per karung, ZA (Rp1.400 per kg atau Rp 70 ribu per karung), SP-36 Rp 2.000 per kg atau Rp 100 ribu per karung, Phonska Rp 2.300 per kg atau Rp 115 ribu per karung dan Petroganik Rp 500 per kg atau Rp 20 ribu per karung.

Dia menjelaskan, di Kabupaten/Kota Tasikmalaya, jumlah petani yang menggunakan pupuk subsidi Petrokimia Gresik mencapai ratusan ribu petani.

” Petani yang mendapatkan pupuk subsidi harus menjadi anggota kelompok tani yang memiliki kartu tani. Di Kota Tasikmalaya ada 16 ribu petani dan di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 200 ribu petani pengguna pupuk subsidi,”pungkasnya.

(Seda/Bam’s)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.