FokusJabar Onlinenya Jawa Barat

Tahun Ini Kasus Pelecehan Seksual di Garut Meningkat, Ketua LPA: Prihatin

0 0

GARUT, Fokusjabar.co.id : Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Garut, Nitta K Wijaya mengatakan, dari Januari hingga awal Desember 2016 sudah menerima laporan sebanyak 83 kasus kekerasaan terhadap anak.

Kasus-kasus tersebut sudah dan tengah ditangani LPA dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) agar psikologis si-anak bisa segera pulih.

Foto web

Jumlah tersebut mencakup kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pelecehan seksual, penculikan anak dibawah umur (3 kasus) dan penelantaran anak.

“ Dari 83 kasus yang terjadi, mayoritas kekerasan seksual. Jumlahnya mencapai 47 kasus,” ungkap Nitta di Kompleks Paseban-Garut,  usai menerima bantuan Alat Peraga Edukatif (APE), Senin (12/12/2016).

Menurutnya, pelaku kejahatan seksual tersebut dilakukan oleh orang-orang terdekat keluarga korban. Oleh karenanya, dia berpesan agar selalu berhati-hati sekaligus mengawasi anak-anak mereka dari lingkungan sekitar.

Tahun depan, lanjut Nitta, kasus pelecehan seksual akan menjadi prioritas. Penanggulangannya, akan lebih meningkatkan sosialisasi atau penyuluhan ke kecamatan-kecamatan. Jika perlu sampai ke tingkat desa.

Nitta tak menampiknya bahwa tahun 2016 meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya (2015). “ Tahun 2015 sebanyak 68 kasus meningkat menjadi 83 kasus. Ini sangat memprihatinkan,” akunya.

“ Ini merupakan sebuah tantangan berat yang mesti ditanggulangi bersama. Baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Artinya, jika melihat ada kekerasan atau pelecehan seksual segera laporka ke Polsek terdekat, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) serta kader terdekat di setiap desa,” harap Nitta K Wijaya.

(Bambang Fouristian)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.