FokusJabar Onlinenya Jawa Barat
728-x-90-02 mobile

Diguyur Hujan Deras, Pasar Tradisional Wanaraja Mirip “Kubangan Kerbau”

0 1

GARUT, Fokusjabar.co.id : Perkembangan zaman ternyata telah merubah banyak karakter masyarakat di Kabupaten Garut. Salah satunya, mereka sudah mulai beralih belanja ke tempat pasar modern.

tergenang air hujan (Foto. Bambang Fouristian)
tergenang air hujan (Foto. Bambang Fouristian)

Alasannya, pasar modern memberikan pelayanan dan kenyamanan saat belanja. Sementara di pasar tradisional, selain sempit, kumuh dan becek ketika diguyur hujan deras.

Terlebih, saat ini keberadaan pasar modern sudah masuk ke wilayah Kecamatan. Bahkan di pelosok daerah sekalipun.

Kendati demikian, masih terdapat beberapa pasar tradisional yang masih tetap bertahan. Diantaranya tengah dan sudah tersentuh revitalisasi.

Sebut saja salah satunya Pasar Wanaraja yang kini tengah dibangun. Para pedagang sementara ditempatkan di kawasan Lapang Jaya Bakti, Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja.

Saat diguyur hujan deras, pasar sementara itu becek sehingga dikeluhkan para pembeli. Tidak sedikit mereka mengurungkan niatnya karena kondisi pasar yang lebih mirip sebuah kubangan kerbau.

Salah seorang pembeli, Ny. Dewi Rosita mengaku mengurungkan belanja ke Pasar Wanaraja kendati banyak kebutuhan yang mesti dibeli.

“ Males kang, becek dan tergenang air. Biar tidak lengkap, saya belanja di pasar modern saja,” beber Dewi Rosita, Senin (19/8/2016).

Senada disampaikan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Kecamatan Pangatikan, Ny. Ucu Ismiati. Menurut dia, kondisi tersebut lambat laun akan mendorong masyarakat beralih belanja ke pasar modern yang menjanjikan sebuah kenyamanan dan pelayanan.

“ Jika pasar tradisional ingin tetap bertahan, tentunya para pedagang mesti bisa bersaing dengan pasar modern. Tentunya dengan bantuan dari pemerintah,” sebut Ucu.

(Bam’s)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.